Air Products Home

Fabrikasi Logam

Pengelasan Laser

Air Products menawarkan jajaran produk lengkap gas murni untuk pengelasan laser semua jenis bahan.

Jajaran produk gas unsur murni dan campuran gas dapat digunakan untuk pengelasan laser. Namun, gas terbaik yang paling umum digunakan adalah gas inert unsur helium (He) dan argon (Ar).

Helium memiliki sifat unik sehingga menjadikan gas shielding pilihan untuk pengelasan laser dengan kecepatan tinggi dan kekuatan tinggi. Helium memiliki:

  • Konduktivitas panas tinggi, menghasilkan las dengan rasio aspek yang unggul
  • Potensi ionisasi tinggi, menghasilkan supresi plasma unggul dan kecepatan las tinggi

Semua gas shielding tersedia dalam beragam pilihan pasokan gas yang mudah dan hemat biaya, termasuk pak tabung dan curah untuk tingkat produksi tinggi dan beberapa instalasi laser.

Gas adalah bagian penting dalam semua sistem laser, baik untuk pemotongan atau pengelasan, CO2 atau YAG, pasokan gas dengan kemurnian tinggi adalah kunci untuk mencapai kinerja maksimal dari investasi Anda dalam teknologi laser.

Jajaran produk lengkap gas resonator, gas tambahan, dan gas shielding tersedia dalam beragam ukuran tabung, pak tabung, dan wadah cairan cryogenic untuk memenuhi semua kebutuhan pasokan Anda.

Gas resonator sangat murni dari Air Products untuk laser CO2, peralatan kontrol gas berkualitas tinggi, dan instalasi gas resonator khusus memastikan pengiriman daya yang konsisten dan masa pakai resonator yang panjang.

Gas shielding dari Air Products umumnya digunakan dalam beberapa proses pengelasan, sebagian besar pengelasan TIG dan MIG/MAG. Pemilihan gas pengelasan yang sesuai itu penting bagi proses pengelasan. Gas pengelasan tidak hanya melindungi logam yang dilas dari udara sekeliling. Gas ini juga dapat membantu menambah produktivitas dan memperbaiki sifat-sifat mekanis hasil las. Tetapi gas pengelasan juga memiliki peran lain.

Gas itu melindungi optik pemfokus terhadap asap dan percikan serta, dalam kasus laser CO2, gas mengontrol pembentukan plasma. Jenis gas pengelasan yang digunakan bergantung pada jenis laser, kekuatan laser, pengaturan nozel, bahan yang dilas, ketebalan benda kerja, persyaratan mekanis untuk las itu, dan biaya. Penekanannya terletak pada gas pengelasan untuk pengelasan laser CO2 karena laser CO2 masih merupakan jenis laser dominan dalam industri manufaktur, setidaknya dalam rentang kekuatan yang lebih tinggi. Selain itu, pemilihan gas pengelasan sangat penting untuk pengelasan laser CO2, sekaligus tidak terlalu menuntut untuk pengelasan laser Nd:YAG.

Aplikasi Lain

Informasi Kontak

Nama ProdukDeskripsi/ManfaatUnduhan
Gas

Gas Resonator
Helium

Gas resonator laser untuk laser CO2 biasanya terdiri atas campuran helium, nitrogen, dan karbon dioksida. Terdapat sejumlah alasan untuk menambahkan helium pada campuran gas laser:
1. Helium membantu membuang molekul CO2 dari tingkat laser yang lebih rendah dengan meningkatkan transisi relaksasi.
2. Helium memiliki konduktivitas termal yang sangat tinggi. Helium kemudian membantu membuang panas dari lucutan listrik.
Helium ditambahkan untuk mencapai kekuatan laser yang sangat tinggi.

Gas resonator laser untuk laser CO2 biasanya terdiri atas campuran helium, nitrogen, dan karbon dioksida. Terdapat sejumlah alasan untuk menambahkan helium pada campuran gas laser:
1. Helium membantu membuang molekul CO2 dari tingkat laser yang lebih rendah dengan meningkatkan transisi relaksasi.
2. Helium memiliki konduktivitas termal yang sangat tinggi. Helium kemudian membantu membuang panas dari lucutan listrik.
Helium ditambahkan untuk mencapai kekuatan laser yang sangat tinggi.

Gas Resonator
Campuran Gas Khusus

Campuran yang disesuaikan untuk semua merek resonator laser tersedia di Air Products. Komposisi campuran gas beragam bergantung pada jenis, kekuatan, dan pabrikan laser. Gas resonator laser umumnya dikirimkan dalam tabung gas terpisah, tetapi dapat juga dikirimkan sebelum dicampur.

Campuran yang disesuaikan untuk semua merek resonator laser tersedia di Air Products. Komposisi campuran gas beragam bergantung pada jenis, kekuatan, dan pabrikan laser. Gas resonator laser umumnya dikirimkan dalam tabung gas terpisah, tetapi dapat juga dikirimkan sebelum dicampur.

Gas Resonator
Karbon Dioksida

Gas resonator laser untuk laser CO2 biasanya terdiri atas campuran helium, nitrogen, dan karbon dioksida. Karbon dioksida (CO2) adalah gas yang aktif dalam menghasilkan sinar laser, yaitu radiasi inframerah. Radiasi terbentuk akibat transisi antara tingkat energi vibrasi dalam molekul karbon dioksida. Kita dapat saja menjalankan laser CO2 hanya dengan menggunakan karbon dioksida sebagai gas laser. Namun, untuk mencapai kekuatan laser yang sangat tinggi yang diperlukan untuk pengelasan dan pemotongan laser, perlu penambahan nitrogen dan helium ke gas laser tersebut.

Gas resonator laser untuk laser CO2 biasanya terdiri atas campuran helium, nitrogen, dan karbon dioksida. Karbon dioksida (CO2) adalah gas yang aktif dalam menghasilkan sinar laser, yaitu radiasi inframerah. Radiasi terbentuk akibat transisi antara tingkat energi vibrasi dalam molekul karbon dioksida. Kita dapat saja menjalankan laser CO2 hanya dengan menggunakan karbon dioksida sebagai gas laser. Namun, untuk mencapai kekuatan laser yang sangat tinggi yang diperlukan untuk pengelasan dan pemotongan laser, perlu penambahan nitrogen dan helium ke gas laser tersebut.

Gas Resonator
Nitrogen

Gas resonator laser untuk laser CO2 biasanya terdiri atas campuran helium, nitrogen, dan karbon dioksida. Dengan menggunakan lucutan listrik, sangat mudah mengeksitasi molekul nitrogen ke tingkat energi vibrasi pertamanya, yang hampir sama dengan energi tingkat laser atas CO2. Energi vibrasi ini mudah dipindahkan dari N2 ke CO2 dengan tumbukan antara kedua molekul itu. Secara keseluruhan, jauh lebih mudah mengeksitasi tingkat laser atas CO2 dengan menggunakan nitrogen sebagai perantara daripada hanya menggunakan CO2. Nitrogen ditambahkan untuk mencapai kekuatan laser yang sangat tinggi.

Gas resonator laser untuk laser CO2 biasanya terdiri atas campuran helium, nitrogen, dan karbon dioksida. Dengan menggunakan lucutan listrik, sangat mudah mengeksitasi molekul nitrogen ke tingkat energi vibrasi pertamanya, yang hampir sama dengan energi tingkat laser atas CO2. Energi vibrasi ini mudah dipindahkan dari N2 ke CO2 dengan tumbukan antara kedua molekul itu. Secara keseluruhan, jauh lebih mudah mengeksitasi tingkat laser atas CO2 dengan menggunakan nitrogen sebagai perantara daripada hanya menggunakan CO2. Nitrogen ditambahkan untuk mencapai kekuatan laser yang sangat tinggi.

Gas Shielding
Argon

Argon merupakan salah satu dari jajaran produk gas unsur dan campuran gas yang dapat digunakan untuk pengelasan laser. Argon cocok untuk laser dengan listrik hingga 3 KW. Namun, sifat penekanan plasma argon dapat ditingkatkan dengan mencampurkan helium, oksigen, atau karbon dioksida. Gas yang paling umum digunakan adalah argon dan helium.

Argon merupakan salah satu dari jajaran produk gas unsur dan campuran gas yang dapat digunakan untuk pengelasan laser. Argon cocok untuk laser dengan listrik hingga 3 KW. Namun, sifat penekanan plasma argon dapat ditingkatkan dengan mencampurkan helium, oksigen, atau karbon dioksida. Gas yang paling umum digunakan adalah argon dan helium.

Gas Shielding
Campuran Shielding

Gas shielding dari Air Products umumnya digunakan dalam beberapa proses pengelasan, sebagian besar pengelasan TIG dan MIG/MAG. Pemilihan gas pengelasan yang sesuai itu penting bagi proses pengelasan. Gas pengelasan tidak hanya melindungi logam yang dilas dari udara sekeliling, tetapi juga dapat membantu menambah produktivitas dan memperbaiki sifat-sifat mekanis hasil las. Tetapi gas pengelasan juga memiliki peran lain. Gas itu melindungi optik pemfokus terhadap asap dan percikan serta, dalam kasus laser CO2, gas mengontrol pembentukan plasma. Jenis gas pengelasan yang digunakan bergantung pada jenis laser, kekuatan laser, pengaturan nozel, bahan yang dilas, ketebalan benda kerja, persyaratan mekanis untuk las itu, dan biaya. Penekanannya terletak pada gas pengelasan untuk pengelasan laser CO2 karena laser CO2 masih merupakan jenis laser dominan dalam industri manufaktur, setidaknya dalam rentang kekuatan yang lebih tinggi. Selain itu, pemilihan gas pengelasan sangat penting untuk pengelasan laser CO2, sekaligus tidak terlalu menuntut untuk pengelasan laser Nd:YAG.

Gas shielding dari Air Products umumnya digunakan dalam beberapa proses pengelasan, sebagian besar pengelasan TIG dan MIG/MAG. Pemilihan gas pengelasan yang sesuai itu penting bagi proses pengelasan. Gas pengelasan tidak hanya melindungi logam yang dilas dari udara sekeliling, tetapi juga dapat membantu menambah produktivitas dan memperbaiki sifat-sifat mekanis hasil las. Tetapi gas pengelasan juga memiliki peran lain. Gas itu melindungi optik pemfokus terhadap asap dan percikan serta, dalam kasus laser CO2, gas mengontrol pembentukan plasma. Jenis gas pengelasan yang digunakan bergantung pada jenis laser, kekuatan laser, pengaturan nozel, bahan yang dilas, ketebalan benda kerja, persyaratan mekanis untuk las itu, dan biaya. Penekanannya terletak pada gas pengelasan untuk pengelasan laser CO2 karena laser CO2 masih merupakan jenis laser dominan dalam industri manufaktur, setidaknya dalam rentang kekuatan yang lebih tinggi. Selain itu, pemilihan gas pengelasan sangat penting untuk pengelasan laser CO2, sekaligus tidak terlalu menuntut untuk pengelasan laser Nd:YAG.

Gas Shielding
Karbon Dioksida

Karbon dioksida dan nitrogen adalah gas reaktif yang dapat membentuk oksida, karbida, atau nitrida dengan logam yang dilas. Maka, sifat-sifat mekanis hasil las bisa rusak dan untuk beberapa aplikasi, ini menyebabkan karbon dioksida dan nitrogen tidak mungkin digunakan sebagai gas pengelasan. Namun, dalam beberapa kasus, gas pengelasan yang reaktif dapat ditoleransi atau bahkan bermanfaat. Misalnya, untuk sebagian baja tahan karat, nitrogen menghasilkan resistansi korosi dan mikrostruktur hasil las yang lebih baik.

Karbon dioksida dan nitrogen adalah gas reaktif yang dapat membentuk oksida, karbida, atau nitrida dengan logam yang dilas. Maka, sifat-sifat mekanis hasil las bisa rusak dan untuk beberapa aplikasi, ini menyebabkan karbon dioksida dan nitrogen tidak mungkin digunakan sebagai gas pengelasan. Namun, dalam beberapa kasus, gas pengelasan yang reaktif dapat ditoleransi atau bahkan bermanfaat. Misalnya, untuk sebagian baja tahan karat, nitrogen menghasilkan resistansi korosi dan mikrostruktur hasil las yang lebih baik.

Gas UHP
Nitrogen BIP

Pengotor dalam campuran gas laser dapat mengurangi kinerja laser CO2 dengan menurunkan daya output, membuat lucutan listrik tidak stabil atau menambah konsumsi gas laser. Kualitas gas laser bukan hanya ditentukan oleh kemurniannya, tetapi oleh jenis pengotor yang dikandungnya dan jumlahnya. Maka, penggunaan tabung BIP dianjurkan untuk mencapai masa pakai resonator dan cermin yang lebih panjang.

Pengotor dalam campuran gas laser dapat mengurangi kinerja laser CO2 dengan menurunkan daya output, membuat lucutan listrik tidak stabil atau menambah konsumsi gas laser. Kualitas gas laser bukan hanya ditentukan oleh kemurniannya, tetapi oleh jenis pengotor yang dikandungnya dan jumlahnya. Maka, penggunaan tabung BIP dianjurkan untuk mencapai masa pakai resonator dan cermin yang lebih panjang.

Gas UHP
Helium BIP

Pengotor dalam campuran gas laser dapat mengurangi kinerja laser CO2 dengan menurunkan daya output, membuat lucutan listrik tidak stabil atau menambah konsumsi gas laser. Kualitas gas laser bukan hanya ditentukan oleh kemurniannya, tetapi oleh jenis pengotor yang dikandungnya dan jumlahnya. Maka, penggunaan tabung BIP dianjurkan untuk mencapai masa pakai resonator dan cermin yang lebih panjang.

Pengotor dalam campuran gas laser dapat mengurangi kinerja laser CO2 dengan menurunkan daya output, membuat lucutan listrik tidak stabil atau menambah konsumsi gas laser. Kualitas gas laser bukan hanya ditentukan oleh kemurniannya, tetapi oleh jenis pengotor yang dikandungnya dan jumlahnya. Maka, penggunaan tabung BIP dianjurkan untuk mencapai masa pakai resonator dan cermin yang lebih panjang.

Layanan Audit/Deteksi Kebocoran

Ahli aplikasi kami dapat bekerja sama dengan personel pabrik Anda untuk menganalisis dan memahami seluruh proses Anda. Berdasarkan analisis itu dan kebutuhan Anda, mereka dapat menyarankan solusi peningkatan proses yang dapat membantu mempertinggi konsistensi dan kualitas produk, plus mengoptimalkan penggunaan gas. Layanan Air Products meliputi pemeriksaan kebocoran, pembuatan profil tungku, kalibrasi analitis, analisis gas, pemecahan masalah proses, dan peninjauan proses keseluruhan.

Ahli aplikasi kami dapat bekerja sama dengan personel pabrik Anda untuk menganalisis dan memahami seluruh proses Anda. Berdasarkan analisis itu dan kebutuhan Anda, mereka dapat menyarankan solusi peningkatan proses yang dapat membantu mempertinggi konsistensi dan kualitas produk, plus mengoptimalkan penggunaan gas. Layanan Air Products meliputi pemeriksaan kebocoran, pembuatan profil tungku, kalibrasi analitis, analisis gas, pemecahan masalah proses, dan peninjauan proses keseluruhan.

Pelatihan

Pelatihan mencakup keamanan atmosfer gas, sifat gas, aplikasi pengolahan logam, NFPA 86, persyaratan panel kontrol aliran dan pemipaan, dan pemecahan masalah untuk masalah atmosfer. Informasi ini dapat membantu menjaga keamanan operasi tungku Anda dan membantu mencegah kecelakaan.

Pelatihan mencakup keamanan atmosfer gas, sifat gas, aplikasi pengolahan logam, NFPA 86, persyaratan panel kontrol aliran dan pemipaan, dan pemecahan masalah untuk masalah atmosfer. Informasi ini dapat membantu menjaga keamanan operasi tungku Anda dan membantu mencegah kecelakaan.

X

This site uses cookies to store information on your computer. Some are essential to make our site work; others help us to better understand our users. By using the site, you consent to the placement of these cookies. Read our Legal Notice to learn more.

Close