  |
| |
Cast Iron & Steel Foundries Peleburan & Casting Refining Heat Treatment  |
| |
|
| |
 |
| |
|
|
|
| |
|
| |
| Electric Arc Furnace (EAF) - Peleburan
dengan Oxy-Fuel |
|
| |
|
|
Metode electric arc untuk peleburan logam tidaklah efisien sampai
terbentuknya cairan logam. Dengan menggunakan oxy-fuel yang hemat
bahan bakar pada bagian awal proses peleburan, efisiensi proses
secara keseluruhan yang lebih besar dapat tercapai dengan peleburan
yang lebih cepat. Juga manfaat suhu yang homogen dapat tercapai
dengan menggunakan burner ini dengan mengarahkan energi panas
pada daerah dingin yang disebabkan distribusi energi yang tidak
merata dari electrode arc. Selain itu, burner dapat diposisikan
di depan slag door yang memungkinkan melakukan oxygen lancing
lebih awal yang efisien atau di bagian atas daerah tap hole untuk
menghasilkan tapping yang bebas dari masalah dengan cepat. Penghematan
listrik sebesar 80 kWh/ton dan peningkatan produksi sebesar 20%
telah dapat dicapai.
Electric Arc Furnace (EAF) - Foaming Slag Practice
|



|
| |
|
Lance dioperasikan secara hidraulis melalui slag door untuk menyuntikkan
oksigen, karbon, dan kapur pada lapisan permukaan slag selama
proses peleburan dengan electric arc . Dalam hal ini akan terjadi
proses dekarburisasi dari peleburan logam dan membantu pembentukan
lapisan slag berbusa yang mengurangi hilangnya panas dari permukaan
leburan sehingga dapat menurunkan pemakaian energi untuk peleburan.
Electric Arc Furnace (EAF) - Post-Combustion
|
| |
|
Oksigen diinjeksikan ke zona post-combustion dari electric arc
furnace untuk membantu pembakaran karbonmonoksida di dalam furnace
dan bukan di dalam sistem penanganan gas buang. Reaksi ini menghasilkan
panas yang akan ditransfer untuk memanaskan bahan baku, akibatnya
menurunkan konsumsi energi (penghematan listrik sampai dengan
10-20 kWh/ton) dan meningkatkan produktivitas sampai dengan 4%.
Selain itu, pemanfaatan post-combustion akan mengurangi beban
sistem penyaring partikel di EAF dan memperbaiki kondisi yang
disyaratkan lingkungan sehubungan dengan kadar karbon monoksida
dalam gas buang.
|
| |
Kembali
ke atas |
|
|
| |
|
| |
|

|
Induction Furnace - Molten Metal
Blanketing (MMB) |
| |
|
Permukaan leburan logam di-blanket dengan argon atau nitrogen
agar menghasilkan atmosfir yang rendah oksigen dengan menggunakan
vortex sprayer yang sudah dipatenkan atau swirl cone. Hal ini
akan mengurangi terjadinya oksidasi dan inclusion pada logam untuk
meningkatkan hasil, produktivitas dan menurunkan produk afkir.
Datasheet
tentang Molten Metal Blanketing tersedia dalam format pdf
Untuk mendapatkan ACROBAT®-READERT secara gratis, klik
disini 
|
| |
Kembali
ke atas |
|
| |
|
| |
| Cupola - Oxygen-Enrichment |
|
| |
| Oksigen dapat dimasukkan ke cupola baik melalui pencampuran
dalam aliran udara utama pembakaran atau disuntikkan langsung ke
dalam cupola melalui tuyere. Peningkatan kecepatan peleburan yang
signifikan dan penurunan pemakaian coke dan alloy dapat dicapai
sehingga diperoleh biaya produksi per ton yang lebih rendah. |
| |
| |
| |
|
|
|
| |
|
| |
|
| |
| Iron Rotary Furnace - Pembakaran
dengan Oxy-fuel |
| |
| Bila dibandingkan dengan pembakaran berbasis udara,
pembakaran dengan oxy-fuel dalam rotary furnace dapat memberikan
manfaat yang besar termasuk: mengurangi konsumsi bahan bakar, tingkat
peleburan yang lebih cepat sehingga meningkatkan produktivitas furnace,
stabilitas nyala api yang lebih tinggi sehingga memberikan fleksibilitas
burner yang lebih besar dan secara drastis mengurangi jumlah aliran
gas buang yang berdampak pada berkurangnya biaya peralatan penyaringan
di bagian hilir. |
| |
Kembali
ke atas |
|
| |
|
| |
| Ladle - Preheating |
|
| |
|
|
Paket alat kontrol dan burner yang lengkap telah dikembangkan
untuk memanaskan ladle secara efisien dengan menggunakan oxy-fuel
burner yang tidak memerlukan air pendingin. Dengan cara demikian,
akan diperoleh penghematan bahan bakar sampai 70% dan pengurangan
tingkat kehilangan panas sampai 50%.
Ladle - REHeat® heating
|
|
| |
| Teknologi kami yang dipatenkan (dengan Betlehem Steel)
untuk baja yang dipanaskan kembali secara kimiawi melalui penyuntikan
bahan bakar yang simultan (aluminium dan silikon) dan oksigen mencapai
hasil kenaikan suhu sekitar 5° - 8° C/menit. Berikutnya
pengadukan yang dilakukan dengan gas inert adalah untuk memastikan
bahwa kebersihan baja tetap terjaga kualitasnya dengan baik. Teknik
ini digunakan untuk memanaskan kembali ladle yang dingin agar tidak
menyerap panas dari leburan logam yang akan ditampung sehingga menghindarkan
kehilangan panas yang mahal dalam proses penuangan dan gangguan
pada proses casting yang berikutnya. |
| |
|
Kembali
ke atas |
|
|
| |
|
| |
| |
Holding Furnace - Inerting |
| |
|
 |
Dengan menggunakan nitrogen untuk mengusir oksigen pada atmosfir
di holding furnace, dapat mengurangi pembentukan oksida pada permukaan
leburan logam sehingga memberikan hasil yang lebih tinggi dan
meningkatkan kualitas.
Holding Furnace -Pressurising
|
| |
|
Nitrogen dapat digunakan untuk menekan holding furnace sehingga
memiliki kontrol yang besar pada saat proses tapping.
|
| |
Kembali
ke atas |
|
| |
|
| |
|
| |
|
|